ANALISIS EFISIENSI PROSES PEMBAKARAN OLI BEKAS SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF PADA ALAT DESTILASI DAUN GALAM
DOI:
https://doi.org/10.35314/3054f044Keywords:
Efisiensi pembakaran, kompor oli bekas, bukaan valve, suhu, konsumsi bahan bakar, destilasi.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi proses pembakaran oli bekas sebagai bahan bakar alternatif pada kompor tiga tungku untuk alat destilasi daun galam. Pemanfaatan oli bekas diharapkan dapat menjadi solusi energi yang ekonomis sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah oli. Metode penelitian dilakukan dengan variasi bukaan valve sebesar 30°, 35°, dan 40°, di mana setiap variasi diukur konsumsi bahan bakar, suhu pembakaran, dan efisiensi termal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan bukaan valve berpengaruh signifikan terhadap efisiensi pembakaran. Efisiensi terendah terjadi pada bukaan valve 30° akibat suplai bahan bakar dan udara yang terbatas. Efisiensi meningkat pada bukaan 35° karena pencampuran udara dan bahan bakar lebih optimal, menghasilkan pembakaran yang lebih sempurna. Bukaan 40° memberikan efisiensi tertinggi pada seluruh tungku (sekitar 32–33%), namun menimbulkan masalah peluapan oli bekas akibat laju aliran bahan bakar yang melebihi kapasitas pembakaran. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa oli bekas dapat dimanfaatkan secara efektif sebagai bahan bakar alternatif pada proses destilasi daun galam, dengan bukaan valve 35° direkomendasikan sebagai pengaturan optimal untuk mencapai efisiensi tinggi sekaligus menjaga kestabilan dan keamanan operasi.

