Mengungkap Efektivitas Pengelolaan APBDes melaluiPendekatan Mixed Methods: Studi Kasus Desa KemuningsariLor, Kecamatan Panti
DOI:
https://doi.org/10.35314/e3f95d28Keywords:
APBDes, Effectiveness, Village Financial Management, Community Participation, Mixed MethodsAbstract
Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) merupakan instrumen utama dalam
penyelenggaraan pemerintahan desa serta pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengelolaan APBDes di Desa
Kemuningsari Lor dengan menelaah keselarasan antara perencanaan anggaran, realisasi
belanja, dan efektivitas pengawasan, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi
keberhasilannya dan hambatan-hambatannya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini
adalah pendekatan campuran (mixed methods). Data diperoleh melalui analisis dokumen
anggaran dan wawancara dengan pejabat desa serta tokoh masyarakat. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa pengelolaan APBDes efektif, namun belum optimal. Tantangan yang
dihadapi meliputi pemahaman yang terbatas mengenai proses penganggaran di kalangan
pejabat, lemahnya pemantauan dan evaluasi penggunaan anggaran, serta rendahnya partisipasi
masyarakat dalam pengambilan keputusan. Berdasarkan temuan ini, penelitian ini
merekomendasikan peningkatan kapasitas pejabat desa dalam pengelolaan keuangan,
penguatan transparansi dan akuntabilitas melalui pelaporan keuangan yang lebih terbuka, serta
peningkatan keterlibatan masyarakat dalam musyawarah dan pengawasan APBDes.
Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan masukan bagi pemerintah desa dan
pemangku kepentingan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan APBDes
guna mendorong pembangunan desa.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal IAKP : Jurnal Inovasi Akuntansi Keuangan & Perpajakan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.






